Muscab VI PPP Prabumulih Penentu Arah Partai, Target Rebut Pimpinan DPRD 2029

Asisten III: Semoga Terpilih Pemimpin DPC PPP Terbaik

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan Kota Prabumulih menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) VI sebagai bagian dari pesta demokrasi internal partai, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Favehotel Prabumulih ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan, sekaligus ajang evaluasi dan konsolidasi organisasi.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC PPP Prabumulih, Hery Gustiwan, mengapresiasi terselenggaranya Muscab VI dan berharap seluruh proses berjalan lancar.

“Alhamdulillah Muscab VI ini dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar hingga selesai, serta seluruh kader tetap solid,” ujarnya.

Ia menegaskan, Muscab merupakan pesta demokrasi internal partai untuk menentukan arah kepemimpinan ke depan.

“Ini bisa kita sebut sebagai pesta demokrasi partai. Di sinilah kita menentukan arah dan kepemimpinan ke depan,” tambahnya.

Hery juga menekankan pentingnya kebersamaan kader dalam memperkuat posisi politik PPP di Kota Prabumulih.

“Harapan kami, seluruh kader bahu-membahu memperjuangkan dunia perpolitikan di kota ini. Target kita jelas, bagaimana PPP bisa kembali merebut kursi pimpinan DPRD Prabumulih,” tegasnya.

Muscab ini turut dihadiri Ketua DPW PPP Sumatera Selatan, Ahmad Palo, Asisten III Setda Kota Prabumulih Amilton, Kepala Badan Kesbangpol Daswan, serta Ketua DPRD Prabumulih Deni Victoria.

Perwakilan berbagai partai politik juga hadir sebagai bentuk sinergi dan silaturahmi antar partai, di antaranya PAN, PKS, PDIP, Hanura, Demokrat, PBB, serta Partai Golkar.

Mewakili Wali Kota Prabumulih, Asisten III Setda, Amilton, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Muscab VI sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan partai.

“ Kami mengapresiasi pelaksanaan Muscab VI DPC PPP Prabumulih ini sebagai bagian dari regenerasi kepemimpinan dalam tubuh partai,” ujarnya.

Ia berharap Muscab ini mampu melahirkan pemimpin baru yang menjaga keberlangsungan organisasi serta memperkuat sinergi dengan pemerintah.

“Semoga lahir pemimpin partai yang diharapkan guna menjaga kelangsungan organisasi, serta sinergitas antara PPP dan Pemkot terus terjalin demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC), Ahmad Riza Diswan, menegaskan bahwa Muscab merupakan amanah partai yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Muscab VI ini adalah amanah partai guna melanjutkan kepengurusan DPC PPP Prabumulih,” tegasnya.

Ia memastikan pelaksanaan Muscab berjalan optimal guna menghasilkan kepemimpinan yang berkualitas.

“Kami akan berupaya menyelenggarakan Muscab ini dengan sebaik-baiknya, sehingga terpilih Ketua DPC PPP Prabumulih dalam rangka regenerasi kepemimpinan partai,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Ahmad Palo menekankan bahwa soliditas dan kekompakan kader menjadi kunci utama kebangkitan partai.

“Soliditas dan kekompakan itu yang paling penting. Tanpa itu, kita tidak akan bisa besar,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil Muscab akan menentukan masa depan organisasi.

“Pemilihan hari ini menentukan kelanjutan DPC PPP Prabumulih ke depan. Siapa pun yang terpilih, harus didukung bersama,” ujarnya.

Palo menegaskan, dinamika dan persaingan dalam Muscab merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.

“Ada waktunya kita berteman, dan ada waktunya kita bersaing. Namun setelah itu, kita harus kembali bersatu,” tambahnya.

Ia menyebut Muscab sebagai momentum silaturahmi, evaluasi, dan konsolidasi partai.

“Ini momentum terbaik untuk melakukan evaluasi dan konsolidasi agar ke depan kita bisa lebih baik,” katanya.

Menurut Palo, Muscab merupakan agenda wajib partai yang harus dilaksanakan maksimal tiga bulan setelah Musyawarah Daerah (Musda).

Ia juga menyinggung hasil Pemilu 2024 sebagai bahan evaluasi, di mana PPP di Prabumulih kehilangan kursi sehingga belum mampu membentuk fraksi sendiri di DPRD.

“Ini harus menjadi motivasi untuk berbenah,” tegasnya.

Meski demikian, Palo optimistis terhadap masa depan PPP di Prabumulih.

“Prabumulih ini unik. Saya yakin PPP bisa kembali masuk dalam posisi pimpinan,” ungkapnya.

Ia menargetkan pada 2029 PPP kembali merebut kursi pimpinan DPRD Prabumulih.

Selain itu, ia menyebut PPP saat ini masih memiliki dua wakil di DPRD yang tetap berperan dalam pengambilan kebijakan bersama pemerintah daerah.

“Kita masih punya peranan. Bahkan kita juga bisa memberikan kritik dan saran yang konstruktif demi kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Palo juga menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif pada pemilu mendatang.

“Harapannya, pada Pileg ke depan, tiga daerah pemilihan di Prabumulih bisa terisi oleh kader PPP,” ucapnya optimistis.

Di akhir sambutannya, Palo menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kolaborasi semua pihak.

“Terima kasih atas dukungan dan kolaborasinya. Ini bagian dari persiapan kita menghadapi pesta demokrasi selanjutnya,” tutupnya.

Muscab VI ini diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan baru yang solid, kuat, dan progresif, sekaligus menjadi titik awal kebangkitan PPP di Prabumulih dalam menghadapi dinamika politik ke depan. (rin)