PANGKUL, FAJARSUMSEL.COM – Pembangunan Gedung Balai Pertemuan di Desa Pangkul hingga saat ini masih belum sepenuhnya selesai. Bagian atap bangunan diketahui belum terbangun, sehingga gedung tersebut belum dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi, SH, MM, menyampaikan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung hampir tiga tahun. Meski demikian, pihak desa tetap berharap adanya kelanjutan pembangunan agar gedung tersebut dapat segera difungsikan.
“Kami berharap ke depan ada perhatian dan dukungan dari Pemerintah Kota untuk melanjutkan pembangunan, khususnya pada bagian atap, sehingga gedung ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya, Jumat, 10 April 2026.
Ia menuturkan, keberadaan balai pertemuan sangat dibutuhkan sebagai sarana kegiatan warga, seperti musyawarah desa, kegiatan sosial, serta berbagai program pembinaan masyarakat.
Lebih lanjut, Zakaria menyampaikan bahwa pihaknya memahami kondisi pemerintah saat ini yang tengah melakukan efisiensi anggaran. Namun demikian, ia tetap berupaya menyampaikan aspirasi masyarakat agar pembangunan tersebut dapat menjadi perhatian ke depan.
“Kami memahami kondisi efisiensi anggaran yang sedang dilakukan pemerintah. Namun kami tetap berusaha menyampaikan harapan masyarakat agar pembangunan ini bisa dilanjutkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan bersama,” jelasnya.
Menurutnya, pihak desa telah menyampaikan usulan tersebut kepada pihak terkait melalui berbagai kesempatan, dengan harapan dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai dengan kemampuan anggaran yang ada.
“Setidaknya kami sudah menyampaikan. Harapan kami, ke depan ada tindak lanjut sehingga gedung ini dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Zakaria juga berharap sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah kota dapat terus terjalin dengan baik, guna mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Semoga ke depan ada solusi terbaik, sehingga pembangunan ini dapat diselesaikan dan memberikan manfaat yang optimal bagi warga Desa Pangkul,” pungkasnya. (rin)







