Bakal ‘Aksi’ DPRD Prabumulih, LSM APM Siapkan 25 Tuntutan: Soroti Rekrutmen Tenaga Kerja hingga Prioritas Warga Lokal

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Gelombang aspirasi masyarakat kembali akan menggema di Gedung DPRD Kota Prabumulih. Lembaga Swadaya Masyarakat Aliansi Pemuda dan Masyarakat (LSM APM) memastikan akan menggelar aksi pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan membawa 25 tuntutan penting.

Aksi ini bukan sekadar unjuk rasa biasa. LSM APM menegaskan, langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan yang dinilai belum berpihak kepada masyarakat, khususnya terkait ketenagakerjaan.

Rencana aksi tersebut mengemuka dalam rapat persiapan yang dipimpin langsung Ketua Umum LSM APM, Adi Susanto, SE, didampingi Wakil Ketua Suwarno dan Ketua DPD Abi Rahmat Rizki, Senin (4/5/2026).

“Ini adalah suara masyarakat. Kami ingin DPRD benar-benar mendengar dan memperjuangkannya,” tegas Adi dalam rapat tersebut.

Salah satu isu krusial yang akan diangkat adalah dugaan kurangnya transparansi dalam proses rekrutmen tenaga kerja oleh PDSI–PDC bersama Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). LSM APM menilai, proses tersebut harus dibuka secara jelas agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga menyoroti minimnya keterlibatan tenaga kerja lokal, terutama warga yang berada di wilayah ring 1 perusahaan. Kondisi ini dinilai ironis, mengingat masyarakat setempat justru seringkali hanya menjadi penonton di daerah sendiri.

“Jangan sampai masyarakat lokal hanya jadi penonton. Mereka harus jadi prioritas,” lanjutnya.

Dengan membawa 25 tuntutan, LSM APM berharap aksi ini menjadi momentum bagi DPRD Prabumulih untuk lebih responsif terhadap persoalan rakyat. Mereka juga menegaskan akan mengawal setiap tuntutan hingga mendapatkan kejelasan dan tindak lanjut nyata.

Aksi ini diprediksi akan menyedot perhatian publik, sekaligus menjadi ujian bagi para wakil rakyat dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. (rin)🥸