PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Guna menekan inflasi daerah dan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau, Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, Senin, (27/10/2025).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Wawako Prabumulih, Franky Nasril SKom MM, didampingi Staf Ahli TP PKK, Nuning Mulya Franky, serta Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Sumarti SP MSi. Turut hadir Kasi Datun Kejari Prabumulih, Erwina Mea Dimatusa SH MH, Plt Inspektur Daerah, Sapta Dewangga Putra SH, dan Kapolsek Prabumulih Timur, Iptu Ulta Deanto, bersama masyarakat sekitar yang tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam GPM kali ini, pemerintah menyediakan paket sembako seharga Rp 112.500 per paket, terdiri dari minyak goreng, gula pasir, bawang merah, cabai, dan bahan pokok lainnya. Harga ini sudah disubsidi pemerintah, sehingga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Selain itu, disediakan juga beras murah sebanyak 1 ton dijual dengan harga Rp 58.500 per karung ukuran 5 kilogram. Beras tersebut langsung habis diserbu warga dalam waktu singkat karena selisih harganya cukup signifikan dibandingkan harga pasaran.
Pantauan Fajarsumsel.com, meski hujan deras sejak siang warga tampak memadati lokasi kegiatan. Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena program ini dinilai sangat membantu, terutama di tengah naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok.
Bang Franky Nasril, dalam sambutannya mengatakan, program Gerakan Pangan Murah merupakan langkah konkret Pemkot dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Kami ingin memastikan masyarakat Prabumulih bisa tetap membeli bahan pokok dengan harga terjangkau. Ini bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga, apalagi menjelang akhir tahun biasanya harga-harga mulai naik,” ujarnya.
Franky juga menegaskan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai kelurahan di Prabumulih, agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata.

“Tidak hanya di Gunung Ibul, GPM ini akan kita laksanakan secara bergiliran di wilayah lain. Kami ingin seluruh masyarakat bisa merasakan dampaknya,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Prabumulih, Sumarti SP MSi, menjelaskan bahwa kegiatan GPM merupakan bagian dari program nasional digelar secara serentak di berbagai daerah untuk mengendalikan inflasi pangan.

“Melalui kegiatan ini, kita membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, sekaligus menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan di daerah,” terangnya.
Sumarti menambahkan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, dan Dinas Perdagangan agar stok pangan di Prabumulih tetap aman hingga akhir tahun.
“Kami pastikan stok aman dan harga terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tutupnya. (rin)







