Pasar Murah di Kelurahan Muntang Tapus, 200 Paket Sembako Diserbu Warga

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Di awal 2026, Pemkot Prabumulih kembali menggelar Pasar Murah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). Kegiatan perdana tahun ini menyasar warga Kelurahan Muntang Tapus, Selasa (3/3/2026).

Sebanyak 200 paket sembako disediakan dan dijual dengan harga Rp 58.500 per paket. Adapun isi paket tersebut terdiri dari telur ayam ½ kg Rp10 ribu, gula pasir Rp8 ribu/kg, minyak goreng Rp10 ribu/kg, bawang merah Rp13 ribu/½ kg, bawang putih Rp12 ribu/½ kg, serta cabai merah Rp5 ribu/¼ kg.

Kegiatan dibuka oleh Asisten III Pemkot Prabumulih, Drs Amilton, mewakili Wali Kota Prabumulih H. Arlan, didampingi Kepala Disperindag, Muhtar Edi S.Sos., M.Si.

Dalam sambutannya, Asisten III Drs Amilton mengatakan, program pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, terutama di tengah fluktuasi harga bahan pangan.


“Pasar murah ini adalah komitmen Pemkot Prabumulih dalam menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat. Kami berharap kegiatan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya di Kelurahan Muntang Tapus,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, kegiatan serupa akan terus digelar secara bertahap di kelurahan lainnya agar pemerataan manfaat dapat dirasakan seluruh masyarakat Kota Prabumulih.

Sementara itu, Kepala Disperindag Muhtar Edi S.Sos., M.Si menjelaskan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan distributor dan agen untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga yang lebih rendah dari pasaran.

“Kami memastikan harga yang dijual di pasar murah ini berada di bawah harga pasar. Tujuannya untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menekan potensi kenaikan harga di tingkat pedagang,” jelasnya.

Ia menambahkan, antusiasme warga cukup tinggi terlihat dari cepatnya paket sembako yang tersedia diserbu masyarakat sejak kegiatan dibuka. Ke depan, Disperindag akan melakukan evaluasi untuk kemungkinan penambahan jumlah paket pada pelaksanaan berikutnya. (ril)