Menanam Harapan, Melatih Kesiapsiagaan Warga Mangun Jaya Mitigasi Bencana
SEKAYU, FAJARSUMSEL.COM – Komitmen PT Pertamina EP (PEP) Ramba Field dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus keselamatan masyarakat kembali dibuktikan melalui rangkaian program yang menyentuh langsung kebutuhan warga Kelurahan Mangun Jaya. Melalui Program Penghijauan Hulu Migas dan Desa Tangguh Bencana, perusahaan mengelaborasikan upaya pemulihan ekosistem dengan peningkatan kapasitas masyarakat dalam memitigasi risiko bencana.
Bagi Siti, seorang ibu rumah tangga di Kelurahan Mangun Jaya, kebahagiaan sederhana adalah melihat tanaman buah di halaman rumahnya tumbuh subur dan kelak dapat dinikmati anak-anaknya. Di bawah pohon jambu yang baru ditanam, ia menaruh harapan besar.
“Semoga pohon ini cepat berbuah, nanti anak-anak bisa makan buahnya,” ungkapnya sambil menatap tanah yang masih basah. Bibit pohon itu merupakan hasil pemberian PEP Ramba Field melalui Program Penghijauan Hulu Migas dan Desa Tangguh Bencana.

Realisasi program penghijauan tersebut kembali dilakukan pada Minggu (30/11) dengan menanam 150 bibit pohon buah, mulai dari nangka, durian, alpukat, hingga jambu. Halaman Kantor Lurah Mangun Jaya dipenuhi warga, perangkat kelurahan, Karang Taruna, serta perwakilan perusahaan. Pohon-pohon tersebut kemudian diserahkan kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan tutupan hijau sekaligus memperkaya ekosistem lokal.
Penanaman ini bukan sekadar simbol, melainkan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga kualitas lingkungan, memperkuat ketahanan alam, serta membuka peluang peningkatan produktivitas masyarakat melalui pemanfaatan hasil tanaman buah.
Tak berhenti pada penghijauan, pada kesempatan yang sama sebanyak 25 Ketua RT mengikuti pelatihan Emergency Community Drill. Mereka juga diperkuat dengan penyediaan sarana kebencanaan berupa satu set pompa air. Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali cara penggunaan pompa air, pengenalan risiko kebakaran, hingga koordinasi cepat dalam kondisi darurat.
“Kami jadi lebih siap kalau ada musibah,” ujar Pak Joko, salah satu Ketua RT, yang kini merasa lebih percaya diri menghadapi kemungkinan bencana di lingkungannya.
Manager Community Involvement Development (CID) Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Iwan Ridwan Faizal, menegaskan bahwa kombinasi penghijauan dan penguatan kapasitas kebencanaan akan berdampak langsung pada produktivitas masyarakat serta ketahanan pangan.
“Lingkungan yang sehat dan masyarakat yang siap siaga adalah fondasi desa tangguh,” tegasnya.
Senada disampaikan Sekretaris Lurah Mangun Jaya, Agus. Ia menyambut positif sinergi ini sebagai langkah nyata dalam memperkuat kualitas lingkungan sekaligus kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana.
“Kami tidak hanya mendapat bantuan sarana, tetapi juga pengetahuan untuk menghadapi bencana,” ujarnya.
Kegiatan yang melibatkan Karang Taruna, perangkat kelurahan, dan masyarakat ini akhirnya menjadi lebih dari sekadar seremoni. Ia menjelma sebagai bukti bahwa program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dapat hadir sebagai investasi jangka panjang: menumbuhkan pohon untuk masa depan, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan risiko yang bisa datang kapan saja.
Melalui program-program ini, PEP Ramba Field menunjukkan bahwa upaya menjaga alam harus berjalan seiring dengan membangun masyarakat yang kuat, sadar risiko, dan siap menghadapi masa depan dengan ketahanan yang lebih baik. (ril)







