Kades se-Prabumulih Dukung Desa Cantik, Satu Data Menuju Prabumulih MAS

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Prabumulih, Jupni Amnus SE MM, resmi menggelar sosialisasi program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik) di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung Pemkot Prabumulih, Selasa (5/5/2026).

Program ini menjadi langkah strategis dalam mendorong pengelolaan data yang akurat, terpadu, dan berkelanjutan di tingkat desa sebagai fondasi pembangunan menuju Prabumulih MAS (Makmur, Aman, Sejahtera).

Dalam kegiatan tersebut, ditetapkan tiga desa sebagai pilot project Desa Cantik, yakni Desa Jungai, Desa Karya Mulya, dan Desa Sinar Rambang.

Wako Prabumulih, H. Arlan atau yang akrab disapa Cak Arlan menegaskan, program Desa Cantik merupakan bagian penting dalam mewujudkan satu data yang valid dan terintegrasi.

“Melalui Desa Cantik ini, kita ingin memastikan seluruh data di tingkat desa benar-benar akurat dan bisa menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pembangunan. Ini bagian dari komitmen menuju Prabumulih MAS,” tegasnya.

Dukungan penuh juga datang dari para kepala desa se-Kota Prabumulih. Mereka menyatakan siap bersinergi dan berkolaborasi dalam menyukseskan program tersebut.

Kepala Desa Tanjung Menang, Asmedi Cik Adam SH MH, menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung implementasi Desa Cantik sebagai upaya meningkatkan kualitas pembangunan berbasis data.

“Kami para kades tentu sangat mendukung. Dengan data yang valid, program pembangunan desa akan lebih tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Senada, Kepala Desa Jungai, Iskandar Z, juga menyampaikan komitmennya dalam menjalankan program Desa Cantik sebagai desa percontohan.

“Sebagai pilot project, kami siap menjalankan program ini secara maksimal. Harapannya, Desa Jungai bisa menjadi contoh dalam pengelolaan data desa yang baik dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPS, diharapkan program Desa Cantik mampu meningkatkan literasi statistik di tingkat desa, sekaligus memperkuat perencanaan pembangunan yang berbasis data akurat demi kesejahteraan masyarakat Prabumulih. (ril)