PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Serangan informasi tidak benar (hoaks) yang beredar di media sosial terhadap LSM APM menuai reaksi tegas. Organisasi tersebut memastikan tidak akan tinggal diam dan siap menempuh jalur hukum terhadap pihak-pihak yang dinilai menyebarkan narasi menyesatkan.
Ketua Umum LSM APM, Adi Susanto, membantah keras kabar yang menyebut pihaknya akan menggelar aksi terkait program gas kota gratis. Ia menegaskan, informasi tersebut tidak benar dan tidak pernah menjadi bagian dari agenda organisasi.
“Kita sangat mendukung program gas gratis yang diluncurkan H Arlan atau Cak Arlan bersama Franky Nasril. Tidak ada materi itu dalam rencana aksi kami, baik di DPRD Prabumulih maupun aksi sebelumnya di Bawah Kemang,” tegasnya kepada awak media, Rabu malam (29/4/2026).
Menurutnya, aksi yang selama ini dilakukan LSM APM murni berfokus pada tuntutan transparansi rekrutmen di lingkungan PDSI–PDC. Bahkan, pihaknya mendorong adanya keterlibatan tim independen agar proses tersebut berjalan terbuka dan akuntabel.
Namun belakangan, kata Adi, muncul berbagai narasi negatif di media sosial yang menyerang kredibilitas LSM APM. Ia menilai, penyebaran informasi tersebut dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi merugikan organisasi serta menyesatkan publik.
“Beberapa waktu ini banyak narasi negatif yang menyudutkan kami. Jelas ini merugikan dan tidak bisa dibiarkan. Kami akan melawan demi keadilan,” ujarnya.
Sebagai langkah tegas, LSM APM telah menyiapkan tim hukum untuk menindaklanjuti penyebaran hoaks tersebut. Proses hukum akan ditempuh terhadap pihak-pihak yang terbukti menyebarkan informasi palsu.
“Kita tidak anti kritik, selama itu benar dan berdasar. Tapi kalau ini jelas hoaks, tentu akan kami ambil langkah hukum,” pungkasnya. (rin)







