Pemberangkatan CJH Prabumulih, Pemkot Siapkan 5 Bus dan Uang Saku Rp1 Juta

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Pemerintah Kota Prabumulih terus mematangkan persiapan pemberangkatan Calon Jamaah Haji (CJH) tahun 2026. Melalui rapat koordinasi yang digelar, keberangkatan CJH dijadwalkan pada 11 Mei 2026 menuju asrama haji.

Sebanyak 180 CJH asal Prabumulih akan diberangkatkan dari Komplek Islamic Center Prabumulih sekitar pukul 06.00 WIB menuju Asrama Haji. Selanjutnya, para jamaah dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada keesokan harinya untuk melaksanakan ibadah haji.

Pemberangkatan tersebut rencananya akan dilepas langsung oleh Wali Kota Prabumulih, H Arlan bersama unsur Forkopimda, sebagai bentuk dukungan dan doa bagi para jamaah.

Untuk memastikan kelancaran perjalanan, Pemkot Prabumulih menyiapkan lima unit bus sebagai armada utama pengangkutan jamaah.

Tak hanya itu, sebagai bentuk perhatian dan dukungan, setiap CJH juga akan menerima uang saku sebesar Rp1 juta yang telah dikonversi ke dalam mata uang Riyal Saudi guna memudahkan kebutuhan selama berada di Tanah Suci.

Selama proses pemberangkatan, Pemkot juga menyiapkan tenaga medis guna mengantisipasi kondisi kesehatan jamaah. Selain itu, pengamanan dan pengawalan akan melibatkan unsur Satpol PP, Dishub, serta Satlantas Polres Prabumulih agar perjalanan berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Rapat persiapan tersebut dipimpin langsung oleh Wawako Prabumulih, Franky Nasril, didampingi Kakan Kemenhaji dan Umrah, HM Dofir, serta Kakan Kemenag Prabumulih, H M Makki. Turut hadir pula Kabag Kesra, Feri Mulyadi.

Dalam kesempatan tersebut, Wawako Franky Nasril menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para jamaah.

“Kami dari Pemkot Prabumulih telah menyiapkan segala kebutuhan pemberangkatan CJH secara maksimal, mulai dari transportasi hingga uang saku bagi jamaah. Harapannya, seluruh proses berjalan lancar dan para jamaah bisa berangkat dengan nyaman serta fokus beribadah di Tanah Suci,” ujarnya sambil menyebutkan, agar kondisi bus dicek sebelum keberangkatan.

“Libatkan BNN, guna melakukan tes urine bagi para sopir. Jarak memang dekat, tetapi keselamatan paling utama,” tandasnya.

“Kami juga mengimbau seluruh CJH untuk menjaga kesehatan, kekompakan, dan mengikuti arahan petugas selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah haji,” tambahnya sambil menyebutkan, pemberangkatan berjalan lancar dan tanpa kendala dan pulang jadi haji mambrur.

Sementara itu, Kakan Kemenhaji dan Umrah HM Dofir menyampaikan bahwa koordinasi lintas instansi berjalan baik.

“Persiapan pemberangkatan CJH Prabumulih sejauh ini sudah sangat matang. Kami bersama Pemkot terus berkoordinasi agar seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” jelasnya.

“Kami berharap para jamaah dapat menjaga niat, kesehatan, serta mematuhi seluruh aturan selama di Tanah Suci agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan sempurna dan kembali menjadi haji yang mabrur,” tutupnya.

Dalam rapat tersebut juga dipastikan bahwa pengangkutan koper jamaah akan melibatkan PT Pos Indonesia guna menjamin distribusi barang berjalan tertib dan aman.

Pemkot Prabumulih berharap seluruh rangkaian pemberangkatan CJH dapat berjalan lancar, sehingga para jamaah bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk di Tanah Suci. (rin)