LAMPUNG, FAJARSUMSEL.COM – Semangat menyambut Hari Kemerdekaan RI ke-80, SKK Migas bersama Pertamina EP menggelar Rapat Kerja sekaligus Focus Group Discussion (FGD) Survei Seismik 2D Gerbera bersama Gubernur Lampung. Agenda ini menjadi langkah penting dalam upaya memperkuat ketahanan energi nasional.
Pertamina EP optimis program eksplorasi di Blok Sumbagsel Area-1 yang mencakup Provinsi Lampung dan Sumatera Selatan akan berjalan lancar serta memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
Vice President Exploration Pertamina EP Regional 1, Suprayitno Adhi Nugroho, menjelaskan hingga kini belum ada operasi produksi migas di daratan Lampung karena keterbatasan data eksplorasi. “Studi gravitasi satelit tahun 2007 memang mengindikasikan adanya tiga cekungan dan empat tinggian, namun belum mampu memetakan struktur geologi secara detail,” terangnya.
Menurutnya, survei seismik 2D Gerbera akan dimulai Desember 2025 hingga Agustus 2026, dengan panjang lintasan ±688,5 km, melintasi 35 kecamatan di 142 desa yang berada di dua provinsi dan tujuh kabupaten.
Pengawas Internal SKK Migas, Irjen Pol Ibnu Suhaendra, menegaskan survei ini merupakan langkah awal pembuktian potensi cadangan migas Lampung. Ia meminta dukungan penuh dari pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. “Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan penerimaan daerah melalui Dana Bagi Hasil Migas sekaligus mendukung pembangunan berkelanjutan,” katanya.
Ibnu juga mengingatkan adanya tantangan di lapangan, mulai dari luasnya wilayah kerja, tumpang tindih dengan lahan industri, hingga potensi isu sosial. “Kami akan melakukan sosialisasi intensif dan menjaga komitmen terhadap keselamatan, lingkungan, serta keterlibatan masyarakat,” tegasnya.
Dukungan penuh juga datang dari Staf Khusus Menteri ESDM RI sekaligus Ketua Satgas Lifting Nasional, Nanang Abdul Manaf. Ia berharap Lampung ke depan tidak hanya dikenal sebagai daerah perkebunan, tetapi juga penghasil migas yang dapat memperkuat energi nasional.
Sementara itu, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik rencana Pertamina EP. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum baru untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja, hingga memperkuat fiskal daerah melalui DBH Migas dan Participating Interest (PI) 10%.
“Eksplorasi migas diharapkan menjadikan Lampung salah satu lumbung energi nasional. Keberhasilan ini kelak akan menjadi bekal bagi anak cucu kita, sehingga tidak ada yang sia-sia dari upaya yang kita lakukan hari ini,” ujar Gubernur Mirza.
Dengan sinergi pemerintah, aparat keamanan, badan usaha, dan masyarakat, Lampung diharapkan benar-benar mampu menjelma menjadi daerah energi strategis bagi Indonesia di masa depan. (ril)







