PERIKSA : Pekerja Pertamina EP Limau Field sedang memeriksa fasilitas di Stasiun Pengumpul Lapangan Limau, belum lama ini. Foto : Ist/FAJARSUMSEL.COM
Fokus Bersihkan Tumpahan Minyak Limau Field
MUARA ENIM, FAJARSUMSEL.COM – Masih ingat, kebocoran pipa PT Pertamina EP (PEP) terjadi di Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Dangku, Kabupaten Muara Enim beberapa waktu lalu.
Perusahaan BUMN tersebut, saat ini tengah fokus melakukan pembersihan akibat kebocoran pipa di Desa Lubuk Raman dan Desa Kasih Dewa. Saat kejadian Tim PEP Limau Field langsung menuju lokasi tumpahan minyak dan melakukan tindakan penanggulangan awal untuk menghentikan kebocoran.

Terdapat lahan masyarakat terkena tumpahan minyak di kedua lokasi ini. Pembersihan akan dilakukan secara manual dan menggunakan kendaraan alat berat. Namun proses pembersihan di lokasi Desa Kasih Dewa dihentikan masyarakat menuntut penyelesaian ganti rugi dari kejadian pipa bocor di Desa Lubuk Raman saat ini masih proses negosiasi.
“Dalam menjalankan kegiatan operasi, PEP mematuhi peraturan perundangan berlaku, termasuk pembayaran kompensasi lahan masyarakat terkena tumpahan minyak. Kami menghimbau masyarakat tidak menghalangi operasi kegiatan hulu migas dalam bentuk apapun,” ujar Sr Manager Limau Field, A Rachman dalam rilis dikirim Corcom PHRZ 4.
PEP merupakan bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional Sumatra Zona 4, Subholding Upstream Pertamina dibawah koordinasi serta pengawasan dari SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel).
“Mohon kerjasama dan dukungan masyarakat dan aparat setempat agar kendaraan alat berat PHR mendapat akses jalan ke lokasi dan proses pembersihan dapat segera diselesaikan,” tegas A Rachman.
Demi keselamatan bersama serta perlindungan terhadap lingkungan sekitar, PHR mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di sekitar area Objek Vital Nasional yang juga merupakan Barang Milik Negara. “Segera laporkan jika ada kebocoran, aksi pencurian atau tindakan mencurigakan yang terjadi di sekitar area operasi PEP,” tukasnya. (ril)







