PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Kejaksaan Negeri (Kejari) Prabumulih kembali melelang barang rampasan negara berupa sebidang tanah kapling yang berada di kawasan Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur.
Lelang tersebut dilakukan secara terbuka melalui sistem e-auction (online) dan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 7 Mei 2026 melalui situs resmi pemerintah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, objek lelang berupa lahan kosong dengan vegetasi alami yang berada di lingkungan permukiman warga. Sejumlah tanaman tumbuh di atas lahan tersebut, dengan akses jalan setapak serta dikelilingi rumah penduduk.

Adapun rincian objek lelang yakni satu bidang tanah kapling Blok A4 dengan ukuran sekitar 14 meter x 14 meter, lengkap dengan dokumen kepemilikan berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) dan dokumen pendukung lainnya.
Nilai limit yang ditetapkan untuk lelang ini sebesar Rp21.879.000, dengan uang jaminan penawaran sebesar Rp9.846.000.
Kepala Kejaksaan Negeri Prabumulih, Asvera Primadona SH MH, melalui Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB), Iwan Budi Susilo SH MH, menjelaskan bahwa lelang ini merupakan bagian dari upaya optimalisasi pemulihan aset negara.
“Lelang dilakukan secara transparan dan terbuka untuk umum melalui sistem online. Ini merupakan bentuk komitmen kami dalam pengelolaan barang rampasan negara agar memberikan manfaat maksimal bagi negara,” ujar Iwan.
Ia juga menegaskan bahwa objek lelang dijual dalam kondisi apa adanya (as is), sehingga peserta lelang diimbau untuk terlebih dahulu melihat kondisi lokasi secara langsung sebelum mengikuti proses penawaran.
“Peserta dianggap telah mengetahui kondisi objek. Apabila terdapat pihak yang masih menempati, maka pengosongan menjadi tanggung jawab pemenang lelang,” tegasnya.
Masyarakat yang berminat dapat melakukan penawaran sejak tayang di situs lelang hingga batas akhir penawaran pada hari pelaksanaan pukul 10.00 WIB.
Kejari Prabumulih juga memberikan kesempatan kepada calon peserta untuk meninjau langsung lokasi objek lelang pada hari kerja sebelum pelaksanaan.
Dengan harga yang relatif terjangkau dan lokasi yang berada di kawasan berkembang, lelang ini diperkirakan akan menarik minat masyarakat maupun investor lokal. (rin)







