PANGKUL, FAJARSUMSEL.COM – Harapan panjang warga Desa Pangkul akhirnya mulai menemukan titik terang. Usulan pembangunan jembatan penghubung menuju Kelurahan Sindur yang selama ini hanya menjadi “jeritan hati” masyarakat, kini mendapat respons dari Wali Kota Prabumulih.
Pembangunan jembatan tersebut merupakan tindak lanjut dari proposal yang diajukan pemerintah desa. Kabar ini pun disambut penuh syukur oleh warga yang selama ini mendambakan akses lebih mudah dan cepat.
Kepala Desa Pangkul, Zakaria Yadi, SH, MM, mengungkapkan bahwa jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi baru bagi aktivitas masyarakat. Selain memperpendek jarak tempuh menuju Sindur, jembatan tersebut juga akan membuka akses ekonomi warga.

“Alhamdulillah, apa yang selama ini menjadi harapan masyarakat akhirnya direspons. Jembatan ini sangat penting, karena akan mempermudah warga dalam beraktivitas dan mencari nafkah,” ujarnya.
Diperkirakan, sedikitnya 300 kepala keluarga setiap hari akan memanfaatkan akses jembatan tersebut. Selama ini, warga harus menempuh jalur yang lebih jauh dan memakan waktu untuk menuju Sindur.
Bagi masyarakat, keberadaan jembatan bukan sekadar penghubung wilayah, melainkan juga penopang ekonomi. Hasil pertanian dan perkebunan yang selama ini terkendala akses, nantinya bisa lebih cepat dipasarkan.
“Kalau jembatan ini dibangun, hasil kebun kami bisa cepat dijual. Dak susah lagi nak bawak jauh. Kalu nak ke Sindur jugo lah parak, dak jauh lagi,” ungkap seorang warga penuh harap.
Di balik antusiasme tersebut, warga juga menyelipkan harapan dengan nada canda agar rencana ini tidak berhenti sebatas survei.
“Janganlah cuma disurvei bae, tapi dak dibangun. Malu kito samo warga,” celetuk warga sambil tersenyum.
Dengan adanya respons dari pemerintah, masyarakat kini berharap proses pembangunan dapat segera direalisasikan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh warga Desa Pangkul dan sekitarnya. (rin)







