PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Memperkuat komitmen terhadap program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba), Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Prabumulih menggelar razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri, Sabtu malam, (25/10/2025).
Razia berlangsung mulai pukul 23.30 WIB hingga dini hari, menyasar Blok B kamar 2, 3, 4, dan 5. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Prabumulih Sandy Wiguna, SKom MSi, didampingi Kepala KPR, staf KPR, regu pengamanan, serta CPNS.
“Razia ini bagian dari deteksi dini menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Rutan. Kami ingin memastikan Rutan Prabumulih benar-benar bebas dari Halinar,” ujar Sandy, sapaan akrabnya menginformasikan.
Temuan Barang Bukti
Dalam razia gabungan tersebut, petugas menemukan sejumlah barang tidak seharusnya berada di kamar hunian warga binaan. Adapun hasil temuan antara lain:
1 buah gesper
1 set kartu remi
1 set kartu gaple
1 set jarum
1 buah cermin
22 botol parfum kecil
2 set kabel listrik
3 kabel audio
1 bola karet
1 bola timah
1 buah net pimpong
5 sikat gigi
1 alat cukur
Seluruh barang hasil temuan tersebut langsung diamankan oleh petugas untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Sinergi dan Komitmen Bersama
Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara petugas Rutan Prabumulih dengan aparat TNI dan Polri dalam menjaga situasi keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
“Sinergitas antarinstansi sangat penting agar pengawasan dan pembinaan terhadap warga binaan dapat berjalan efektif serta mencegah terjadinya pelanggaran,” tambah Sandy.
Pelaksanaan razia berjalan lancar, tertib, dan tanpa insiden. Hasil kegiatan akan segera dilaporkan secara tertulis kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan sebagai bentuk transparansi dan tindak lanjut resmi.
Kegiatan ini, Rutan Prabumulih menegaskan komitmennya terus menciptakan lingkungan pemasyarakatan aman, bersih, dan bebas dari penyimpangan. (rin)






