BPJS Kesehatan dan Komisi IX DPR RI Gencarkan Sosialisasi JKN hingga Pelosok OKU

BATURAJA, FAJARSUMSEL.COM – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan, Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani bersama BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih menggelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada warga pelosok di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Rabu, 4 Juni 2025.

Irma menegaskan bahwa setiap penduduk Indonesia wajib menjadi peserta JKN sebagai bentuk perlindungan kesehatan sejak dini.

“Sehat itu mahal. Saat sakit, kita tidak bisa bekerja, bahkan berkumpul dengan keluarga pun terhambat. Maka dari itu, sedia JKN sebelum sakit,” ujarnya.

Ia menjelaskan berbagai jenis kepesertaan JKN, mulai dari segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang iurannya ditanggung pemerintah, hingga Non PBI seperti Pekerja Penerima Upah (PPU), Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), dan Bukan Pekerja (BP) atau peserta mandiri.

Untuk peserta mandiri, iuran dibagi menjadi tiga kelas:

  • Kelas 1: Rp150.000/bulan
  • Kelas 2: Rp100.000/bulan
  • Kelas 3: Rp35.000/bulan

Bagi warga kurang mampu, Irma mengimbau agar segera mendaftar sebagai peserta PBI ke Dinas Sosial setempat dengan membawa KTP, KK, dan Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa atau kelurahan.

“Jangan menunggu sakit baru daftar. Lindungi diri dan keluarga sejak sekarang,” tegas Irma.

Layanan BPJS Semakin Dekat dengan Warga

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih, Dwi Asmariyati, menjelaskan pentingnya memahami mekanisme layanan kesehatan dalam program JKN.

“Ada dua jenis fasilitas kesehatan, yaitu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) seperti Puskesmas, klinik, dan dokter keluarga, serta Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yaitu rumah sakit,” terangnya.

Menurut Dwi, peserta JKN wajib mengakses FKTP terlebih dahulu. Namun dalam keadaan darurat, peserta dapat langsung menuju rumah sakit tanpa rujukan.

Dwi juga memperkenalkan kanal layanan digital BPJS Kesehatan, seperti:

  1. Mobile JKN (aplikasi resmi untuk layanan dan info 24 jam),
  2. PANDAWA (Pelayanan Administrasi via WhatsApp di 08118165165),
  3. BPJS Keliling (jemput bola ke desa-desa).

“Kami terus berinovasi agar layanan semakin mudah dijangkau. Lewat aplikasi Mobile JKN, masyarakat bisa akses informasi, ubah data, hingga cetak kartu digital kapan saja,” tambahnya.

Sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari warga, yang berharap kegiatan serupa terus dilakukan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat pelosok. (ril)