PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Wako Prabumulih, H Arlan, menunjukkan komitmen besarnya terhadap peningkatan pelayanan publik di bidang pemasyarakatan dengan menghibahkan tanah pribadi seluas 5 hektare di Desa Jungai, Kecamatan Rambang Kapak Tengah, kepada Rumah Tahanan Negara (Rutan) Prabumulih.
Cak Arlan, sapaan akrab Wako, menyampaikan bahwa hibah tanah tersebut merupakan bentuk kepeduliannya terhadap pengembangan sarana pemasyarakatan di Kota Nanas.
“Betul, 5 hektare kita hibahkan untuk Rutan Prabumulih. Ini bentuk kepedulian dan sinergi untuk peningkatan pelayanan publik, khususnya pelayanan pemasyarakatan,” ujarnya.
Kakanwil Ditjen PAS Sumsel Tinjau Lokasi: Siap Laporkan ke Pimpinan
Pantauan awak media pada Senin, 23 November 2025, memperlihatkan Kakanwil Ditjen PAS Sumsel, Erwendi Supriyatno BcIP SH MH bersama jajaran meninjau lahan hibah tersebut. Ia turut didampingi Karutan Prabumulih, Sandy Wiguna SKom MSi.
Turut hadir pula dalam peninjauan ini:
- Asisten I Pemkot Prabumulih Drs H Aris Priadi SH MSi
- Camat Rambang Kapak Tengah Satria Karsa SE MSi
- Kades Jungai Iskandar Z
Kakanwil menyatakan apresiasinya atas dukungan penuh Pemkot Prabumulih. “Peninjauan ini penting memastikan lahan hibah memenuhi aspek teknis dan administratif. Kami mengapresiasi pemerintah daerah sangat mendukung proses ini. Hasil peninjauan akan kami laporkan ke pimpinan agar pembangunan Rutan/Lapas Prabumulih dapat segera direalisasikan,” ungkap Erwendi.
Ia menjelaskan bahwa Ditjen PAS membutuhkan lahan representatif pengembangan layanan pemasyarakatan di Sumatera Selatan, dan hibah ini menjadi langkah strategis untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.
Pemkot Prabumulih Tegaskan Dukungan Penuh
Wawako Prabumulih, Franky Nasril SKom MM menegaskan bahwa Pemkot siap mendukung proses hibah hingga tahap pembangunan selesai.
“Keberadaan Rutan Prabumulih sangat penting untuk pelayanan pemasyarakatan. Ini akan memberi manfaat besar bagi masyarakat dan peningkatan tata kelola keamanan di daerah,” ujarnya.
Bahas Tahapan Administrasi dan Perencanaan Pembangunan
Kunjungan ini juga diisi dengan diskusi teknis antara Ditjen PAS dan Pemkot Prabumulih, meliputi:
- Finalisasi administrasi hibah
- Perencanaan pembangunan
- Pematangan dokumen pendukung
- Kajian akses dan mobilitas menuju lokasi
Semua pihak menyatakan kesiapannya untuk bersinergi agar pembangunan Rutan/Lapas baru berjalan lancar, sesuai aturan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Prabumulih. (rin)







