PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Zona 4 memiliki sejumlah wilayah operasi dalam rangka mendukung produksi migas guna menjaga ketahanan energi nasional. Memasuki musim cuaca ekstrem yang rawan bencana, PHR Zona 4 menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat di wilayah kerjanya apabila terjadi bencana.
Saat ini, berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, Kota Prabumulih termasuk salah satu daerah rawan banjir. Hal itu disebabkan adanya sejumlah kelurahan yang dilintasi tiga aliran sungai besar, yakni Sungai Lematang, Sungai Rambang, dan Sungai Kelekar, yang berpotensi meluap saat curah hujan tinggi.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh General Manager (GM) Zona 4, Djujuwanto, kepada awak media, Jumat, 5 Desember 2025.
“Kami telah melakukan MoU dengan sejumlah kabupaten dan kota di wilayah kerja kami untuk membantu penanganan bencana apabila terjadi,” ungkap Djuju, sapaan akrabnya.
Ia menegaskan, PHR Zona 4 siap memberikan dukungan penuh kepada pemerintah daerah dalam upaya penanganan bencana. Dukungan tersebut meliputi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki perusahaan.
“Intinya, PHR Zona 4 siap men-support pemerintah daerah setempat dalam penanganan bencana. Sumber daya yang kami miliki siap digunakan. Ini merupakan komitmen kami sebagai bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di wilayah kerja,” tegasnya. (rin)







