Warga Borong 300 Paket Sembako, 3 Ton Beras
PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Di penghujung tahun 2025, setidaknya 26 titik sasaran program Operasi Pasar Murah (OPM) telah dilaksanakan Pemerintah Kota Prabumulih melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disprindag).
Kali ini, titik terakhir kegiatan OPM digelar di Kelurahan Wonosari, tepatnya di Taman Wonosari, Kamis, 4 Desember 2025.
Disprindag Prabumulih menyiapkan sebanyak 300 paket sembako yang terdiri dari telur, minyak goreng, gula, cabai, dan kebutuhan pokok lainnya. Setiap paket dijual dengan harga terjangkau Rp 72 ribu.

Pantauan awak media di lokasi, masyarakat tampak sangat antusias memadati lokasi kegiatan sejak pagi hari untuk mendapatkan sembako murah tersebut. Selain paket sembako, tersedia juga beras murah dari Bulog Lahat dengan harga Rp58.500 per karung ukuran 5 kilogram. Total beras yang disediakan mencapai sekitar 3 ton.
Kepala Disprindag Prabumulih, Muhtar Edi SSos MSi melalui Kabid Perdagangan, Retno Kustiawati SE menjelaskan, Kelurahan Wonosari menjadi sasaran terakhir pelaksanaan OPM tahun 2025 yang merupakan program unggulan Wali Kota Prabumulih Cak Arlan bersama Wakil Wali Kota Bang Franky.

“Alhamdulillah, hari ini merupakan titik terakhir pelaksanaan OPM tahun 2025. Sejak awal tahun hingga akhir tahun, total sudah 26 titik yang kita laksanakan di seluruh wilayah Kota Prabumulih,” ujar Retno.
Ia menegaskan, program OPM ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok sekaligus membantu meringankan beban masyarakat, terutama dalam menghadapi kondisi ekonomi menjelang akhir tahun.
“Kami berharap kehadiran pasar murah ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Antusias warga hari ini sangat luar biasa, ini menjadi bukti bahwa program ini tepat sasaran,” tambahnya.
Sementara itu, warga Wonosari menyambut positif digelarnya OPM di wilayah mereka. Salah satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya harga sembako yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi harga sekarang sedang naik. Dengan OPM ini, kami bisa menghemat pengeluaran,” ungkap salah seorang warga.
Pemkot Prabumulih memastikan, program OPM akan kembali dilanjutkan pada tahun berikutnya sebagai bagian dari komitmen Cak Arlan dan Bang Franky dalam menekan inflasi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (rin)







