IES : Para top management PHR menjadi pembicara di IES IPA Convex 2024, ICE BSD City, Kamis. Foto : Rian/FAJARSUMSEL.COM
JAKARTA, FAJARSUMSEL.COM – Menunjang produksi migas, guna menjaga ketahanan energi nasional. PHR, sebagai penghasil 27 persen produksi minyak nasional.
Terus meningkatkan digitalisasi di lingkungannya, guna mendukung produksi minyak lebih optimal.
Salah satunya, penggunaan teknologi AI di lingkungan WK Rokan PHR. Hal itu ditegaskan VP IT Regional I PHR, Triatmojo Rowawanto ketika melakukan pemaparan di IES pada IPA Convex 2025 di ICE BSD City, Kamis, 22 Mei 2025.
“AI ini, penting sekali dalam mendukung proses produksi minyak di WK Rokan PHR. Tidak hanya guna mencari minyak di sumur-sumur migas saja,” ujar Triatmojo.
Tetapi juga, proses produksi minyak di lingkungan WK Rokan PHR. Ungkapnya, tanpa adanya teknologi AI, tentunya digitalisasi di lingkungannya WK Rokan PHR akan ketinggalan.

“Teknologi AI, jelas memudahkan pengontrolan dan deteksi terkait proses produksi di lingkungan WK Rokan PHR khususnya di sumur-sumur produksi, tentunya produksi minyak ke depan bisa terus dioptimalkan guna menunjang kebutuhan energi nasional,” jelasnya.
GM Zona Rokan, Andre Wijanarko menyebutkan, kalau target produksi minyak di lingkungan WK Rokan PHR mencapai 167.03 MBOPD. “Perlu teknologi mumpuni, guna mendukung proses produksi minyak di WK Rokan PHR agar berjalan secara optimal,” terangnya.
Bagaimana managerial, akunya jelas butuh dukungan pemerintah setempat agar produksi minyak tercapai sesuai diharapkan. “Terima kasih atas dukungan pemerintah, atas kerja kita (WK Rokan PHR) mencari minyak guna mendukung kebutuhan energi nasional,” tutupnya. (rin)







