PENDOPO, FAJARSUMSEL.COM – Kolaborasi lintas sektor terus digalakkan dalam rangka meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI). Salah satunya melalui kegiatan tanam perdana padi program cetak sawah di wilayah Korem 044/Garuda Dempo (Gapo), digelar di Desa Tempirai Utara, Kecamatan Penukal Utara, Kamis, (23/10/2025).
Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Sumatera Selatan. Kabupaten PALI sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung padi potensial di provinsi ini.
Pemkab PALI memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program cetak sawah tersebut. Dukungan itu menjadi bukti komitmen daerah dalam memperluas areal tanam sekaligus memperkuat swasembada pangan di tingkat lokal.
Turut hadir dalam kegiatan itu, Bupati PALI diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Drs Kusmayadi, Kapolres PALI diwakili Kasat Binmas AKP Hendri SH MH, serta Kodim 0404/Muara Enim diwakili Danramil 404-03 Pendopo Kapten CZi Sujarwo.
Hadir pula Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI Ahmad Jhoni SP MM., Camat Penukal Utara Fahrudin, dan Kepala Desa Tempirai Utara Hermanto.

Dalam sambutannya, Drs Kusmayadi menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI dan seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung program ketahanan pangan.
“Pemerintah Kabupaten PALI sangat mendukung kegiatan ini. Program cetak sawah ini bukan hanya membuka lahan baru, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa,” ujarnya.
Sementara itu, Kapten CZI Sujarwo selaku perwakilan TNI menyebut, program cetak sawah merupakan bentuk nyata kontribusi TNI AD melalui Korem 044/Gapo dalam membantu pemerintah daerah meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Kegiatan ini selaras dengan tugas kami dalam operasi selain perang, yaitu membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Harapan kami, hasilnya dapat dirasakan langsung oleh petani,” tuturnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni SP MM., menambahkan bahwa program ini menjadi momentum penting untuk mendorong peningkatan produksi padi di wilayah PALI, terutama di daerah Penukal Utara memiliki potensi lahan subur dan ketersediaan air memadai.
“Kami akan terus mendampingi petani mulai dari tahap pengolahan lahan, penyediaan benih, hingga pendampingan teknologi pertanian modern,” kata Jhoni.
Warga Desa Tempirai Utara menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka berharap dukungan pemerintah dan TNI dapat terus berkelanjutan agar hasil pertanian semakin meningkat.

“Kami senang, karena dengan adanya program cetak sawah ini lahan kami bisa lebih produktif. Semoga ke depan hasil panennya bagus dan bisa meningkatkan pendapatan,” ujar Hermanto, Kepala Desa Tempirai Utara.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Kabupaten PALI optimis dapat memperkuat kemandirian pangan daerah sekaligus memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama para petani. (rin/Adv)







