Pemkot Siapkan Lahan Kopmerput, Pakai Asset Pemerintah
PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih terus mendorong percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih (Kopmerput) sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat kelurahan dan desa. Hingga tahun 2026, sebanyak 13 Kopmerput telah selesai dibangun, sementara 3 lainnya masih dalam tahap persiapan.
Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi Kopmerput yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Prabumulih, H Elman ST MM, bertempat di Ruang Rapat Lantai I Gedung Pemkot Prabumulih, Senin, (26/1/2026).
Rapat tersebut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), sebagai leading sector program Kopmerput, guna mengevaluasi progres pembangunan.
Informasi dihimpun awak media, Pemkot Prabumulih menargetkan pembangunan sebanyak 45 Kopmerput yang akan tersebar di seluruh kelurahan dan desa di Kota Prabumulih atau yang dikenal dengan sebutan Kota Nanas. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat berbasis koperasi dan gotong royong.
Kepala DPMD Prabumulih, Matnur Latief ST MSi, dalam pemaparannya menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2026 terdapat 16 Kopmerput yang telah dialokasikan anggaran pembangunannya.
“Dari 16 Kopmerput yang sudah ada anggarannya tersebut, lahan untuk pembangunannya juga telah tersedia. Saat ini 13 Kopmerput sudah selesai dibangun, sedangkan 3 Kopmerput lainnya masih dalam proses persiapan, baik dari sisi administrasi maupun teknis di lapangan,” ujar Latief.
Namun demikian, Latief menegaskan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala.
“Pemkot Prabumulih akan menyiapkan lahan di kelurahan atau desa langsung yang siap digunakan untuk pembangunan Kopmerput,” ungkapnya.
Latief menjelaskan, sejauh ini Pemkot Prabumulih mengutamakan pemanfaatan lahan hibah dari masyarakat maupun lahan milik pemerintah untuk pembangunan Kopmerput.
“Kalau untuk pembelian lahan, sejauh ini belum dilakukan. Kita lebih mengedepankan lahan hibah dari masyarakat atau lahan yang memang sudah menjadi aset pemerintah,” jelasnya.
Lebih lanjut, Latief menambahkan bahwa pembangunan Kopmerput merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemkot Prabumulih dan TNI, sebagai bentuk dukungan nyata terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di tingkat akar rumput.
“Melalui Kopmerput ini, kita harapkan masyarakat dapat lebih mandiri secara ekonomi, usaha mikro dan kecil bisa berkembang, serta tercipta lapangan kerja baru di lingkungan kelurahan dan desa,” beber Latief.
Sementara itu, Sekda Prabumulih H Elman ST MM dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antar OPD serta dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar target pembangunan Kopmerput dapat tercapai sesuai rencana.
Ia juga meminta agar kendala lahan yang masih terjadi dapat segera dicarikan solusi konkret, baik melalui pendekatan persuasif kepada masyarakat maupun optimalisasi aset pemerintah yang belum dimanfaatkan.
“Program ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Karena itu, perlu komitmen bersama agar pelaksanaannya berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Elman.
Pemkot Prabumulih optimistis, dengan dukungan semua pihak, pembangunan Kopmerput di seluruh kelurahan dan desa dapat terus dilanjutkan secara bertahap hingga target 45 Kopmerput tercapai, sekaligus menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi lokal di Kota Prabumulih. (ril)







