Sempat Viral Diduga Tolak Pasien, Plt Kadinkes Prabumulih Tegaskan Puskesmas Gunung Kemala Tidak Menolak Pelayanan

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM –  Dugaan penolakan pelayanan kesehatan di Puskesmas Gunung Kemala, sempat viral di media sosial, Sabtu, 13 Desember 2025

Dinkes Prabumulih memberikan klarifikasi resmi terkait beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan adanya dugaan penolakan pasien oleh Puskesmas Gunung Kemala. Informasi tersebut sempat viral setelah seorang warga yang mengalami luka akibat chainsaw disebut tidak mendapatkan pelayanan kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, Joko Listyano AP SKM MSi menegaskan, tidak benar Puskesmas Gunung Kemala menolak pasien sebagaimana yang beredar di media sosial.

“Berdasarkan hasil penelusuran dan laporan petugas di lapangan, pasien datang di luar jam operasional pelayanan rawat jalan. Saat itu, puskesmas hanya memberikan layanan kegawatdaruratan,” jelasnya.

Dijelaskan, pasien mengalami luka robek cukup dalam di bagian jempol kaki, yang masuk dalam kategori kegawatdaruratan dan telah dilakukan observasi awal oleh petugas medis di Puskesmas Gunung Kemala.

Namun, karena kondisi luka memerlukan penanganan medis lanjutan berupa tindakan bedah atau penjahitan mendalam, sesuai standar pelayanan dan SOP yang berlaku, petugas kemudian mengarahkan pasien untuk dirujuk ke rumah sakit yang memiliki layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam.

“Rujukan diberikan semata-mata berdasarkan pertimbangan medis dan keterbatasan kewenangan fasilitas puskesmas, bukan karena adanya penolakan pelayanan,” tegasnya.

Pihak Dinkes juga memastikan tidak ada unsur penelantaran atau pengabaian pasien dalam peristiwa tersebut. Bahkan, setelah kejadian, petugas kesehatan telah melakukan penanganan lanjutan dan pendampingan langsung ke rumah pasien.

“Saat ini pasien sudah kami dampingi di rumahnya. Apabila pasien bersedia untuk dirujuk ke rumah sakit, kami siap memfasilitasi rujukan tersebut. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini dan menjadikannya sebagai pelajaran penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan ke depan,” tambahnya.

Dinkes Prabumulih menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan humanis kepada seluruh masyarakat.

Selain itu, masyarakat diimbau agar tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Jika terdapat keluhan atau pengaduan terkait pelayanan kesehatan, masyarakat diminta menyampaikannya melalui kanal resmi Dinkes Prabumulih agar dapat ditindaklanjuti secara tepat dan objektif. (ril)