Raih Pangkat Kompol di Ujung Pengabdian: Kisah Loyalitas Sri Djumiati

Di bawah terik matahari pagi di Lapangan Polres Prabumulih, Senin, 4 Agustus 2025, AKP Sri Djumiati berdiri tegak di hadapan jajaran personel. Senyum haru terpancar di wajahnya.

Setelah puluhan tahun mengabdi di institusi kepolisian, akhirnya ia menerima penghargaan tertinggi dalam perjalanan kariernya: kenaikan pangkat pengabdian menjadi Komisaris Polisi (Kompol).

Upacara sederhana namun penuh makna itu dipimpin langsung Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana SH SIk MSi. Seluruh jajaran pejabat utama, Kapolsek, perwira, bintara, hingga ASN Polres Prabumulih turut hadir memberikan penghormatan.

“Ini bukan sekadar kenaikan pangkat,” tegas Kapolres dalam sambutannya. “Ini bentuk penghargaan atas dedikasi panjang diberikan Ibu Sri Djumiati. Beliau adalah teladan bagi kita semua,” tambah Kapolres.

Perjalanan Panjang Seorang Polisi Wanita

Bagi Kompol Sri Djumiati, kepolisian bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati. Puluhan tahun ia jalani tugas dengan penuh tanggung jawab, dari menangani administrasi kepolisian hingga membimbing personel muda baru bergabung.

“Banyak suka dan duka saya lewati di sini,” ujar Sri Djumiati dengan mata berkaca-kaca. “Tapi saya selalu percaya, selama kita bekerja dengan ikhlas, semua akan berbuah manis,” akunya, tiga bulan lagi akan purna bakti.

Kenaikan pangkat pengabdian ini menjadi penutup indah bagi perjalanan kariernya. Bagi rekan-rekan kerjanya, Sri Djumiati dikenal sebagai sosok disiplin, rendah hati, dan selalu siap membantu siapa pun tanpa memandang jabatan.

Inspirasi bagi Generasi Muda

Tak hanya menerima penghargaan, Sri Djumiati juga menyampaikan pesan khusus untuk para personel muda di Polres Prabumulih.

“Jangan pernah berhenti belajar dan tetaplah menjaga integritas. Tugas kita bukan hanya menegakkan hukum, tapi juga menghadirkan rasa aman dan menjadi pengayom masyarakat,” pesannya.

Kini, di penghujung masa tugasnya, Kompol Sri Djumiati menorehkan teladan akan dikenang. Kenaikan pangkat ini bukan hanya sebuah pencapaian pribadi, tetapi juga inspirasi bahwa pengabdian tanpa pamrih akan selalu mendapat penghargaan layak. (ril)