Lima Tahun Tak Pernah Menyerah, Kirim 9 Karya di Dua Kategori AJP 2025, Andrian Purja Terus Berjuang

Cerita Dibalik Perjuangannya Andrian Purja, Wartawan, fajarsumsel.com Meraih Juara 2 Teritori Sumbagsel Kategori Bisnis AJP 2025

KESABARAN dan konsistensi kerap menjadi mata uang paling mahal dalam dunia jurnalistik. Itulah yang dijalani Andrian Purja, wartawan fajarsumsel.com, dalam perjalanannya mengikuti Anugerah Jurnalistik Pertamina (AJP)—ajang bergengsi yang setiap tahun mempertemukan karya-karya terbaik insan pers dari seluruh Indonesia.

Bukan satu atau dua tahun Andrian berjuang. Lima tahun ia konsisten mencoba, jatuh bangun mengirimkan karya, belajar dari kegagalan, hingga akhirnya pada AJP 2025 namanya tercatat sebagai Juara 2 Teritori Sumbagsel Kategori Bisnis.

Sebuah capaian yang tidak datang tiba-tiba.

Sembilan Karya, Bisnis dan Non-Bisnis

Pada AJP 2025, Andrian tidak setengah-setengah. Ia mengirimkan sembilan karya tulis sekaligus, tersebar di kategori bisnis dan non-bisnis. Setiap karya lahir dari proses yang panjang: liputan lapangan, pengumpulan data, wawancara narasumber, verifikasi informasi, hingga perumusan sudut pandang yang sesuai kaidah jurnalistik.

 

Mengirim karya di dua kategori menuntut kemampuan berbeda. Di kategori bisnis, tulisan dituntut kuat secara data, analisis, dan konteks industri. Sementara di kategori non-bisnis, kekuatan narasi, human interest, dan dampak sosial menjadi kunci.
Tidak semua karya melaju. Tidak semuanya mendapat penilaian akhir. Dan hasilnya, Andrian belum menyentuh dan belum masuk ke tingkat nasional.

Namun satu karyanya berhasil menonjol.

Cairan Hitam dari Desa Baturaja

Karya berjudul “Cairan Hitam dari Desa Baturaja, Tambahan Energi Nasional” mengantarkan Andrian meraih Juara 2 Teritori Sumbagsel. Feature ini mengangkat potensi migas dari Desa Baturaja sebagai bagian penting dari ketahanan energi nasional.

Andrian tidak memilih pendekatan elitis. Ia menulis dari desa, dari lapangan, dari denyut kehidupan masyarakat yang hidup berdampingan dengan aktivitas industri energi. Angka produksi dan istilah teknis tidak berdiri sendiri, tetapi dirangkai dengan cerita manusia, dampak ekonomi, dan harapan keberlanjutan daerah.
Dalam karyanya, energi tidak sekadar soal barel dan statistik, melainkan tentang masa depan wilayah dan kontribusi daerah bagi negeri.

Bangga Bersaing dengan Media Besar

Raihan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Andrian. Bukan hanya karena menang, tetapi karena mampu bersaing bersama media-media besar di ajang jurnalistik nasional.

“Bangga bisa menang dan bersaing bersama media besar. Ini membuktikan bahwa wartawan daerah juga punya kapasitas dan kualitas,” ungkapnya.

Baginya, penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menjaga integritas, ketekunan, dan keberanian mengangkat cerita dari daerah—cerita yang kerap luput dari perhatian media nasional.

Terima Kasih untuk Dukungan PHR Zona 4

Di balik keberhasilan tersebut, Andrian menyadari karya jurnalistik yang kuat tidak lahir sendirian. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4, khususnya Field Prabumulih, Field Adera, dan Field Limau, yang telah memberikan dukungan data dan materi selama proses peliputan.

“Terima kasih atas dukungan PHR Zona 4, khususnya Field Prabumulih, Field Adera, dan Field Limau atas bantuan materinya. Ini sangat membantu dalam menghasilkan karya yang utuh dan akurat,” ujarnya.

Belum Nasional, Tapi Tak Pernah Berhenti

Meski belum menembus panggung nasional AJP 2025, Andrian tidak melihatnya sebagai kegagalan. Ia menjadikannya bahan evaluasi—apa yang perlu diperdalam, sudut mana yang perlu dipertajam, dan cerita apa yang masih bisa digali lebih dalam.

Satu hal sudah ia pastikan: tahun depan akan ikut lagi.

Dengan ide yang lebih matang, pendekatan yang lebih berani, dan cerita yang lebih menarik.

Eksistensi Fajarsumsel.com di Tingkat Daerah

Di ajang daerah, eksistensi dan kompetensi wartawan fajarsumsel.com tidak perlu diragukan. Dari tingkat kota hingga provinsi, media ini berulang kali menyabet juara karya tulis jurnalistik.

Penghargaan tersebut diraih dari berbagai ajang yang digelar oleh PEP Asset 2 (kini PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4), Pertamina EP, Kejaksaan Negeri Prabumulih, Pemerintah Kota Prabumulih, Polres Prabumulih, SMSI Sumatera Selatan, serta sejumlah institusi lainnya.

Deretan prestasi itu menjadi bukti bahwa wartawan fajarsumsel.com konsisten menjaga kualitas liputan, ketajaman analisis, dan kepatuhan terhadap etika jurnalistik—baik dalam isu energi, hukum, pemerintahan, maupun sosial kemasyarakatan.

Perjalanan Masih Panjang

Kisah Andrian Purja bukan sekadar cerita tentang menang atau kalah. Ini adalah cerita tentang ketekunan wartawan daerah, tentang keberanian bercerita dari pinggiran, dan tentang keyakinan bahwa kualitas akan menemukan jalannya sendiri.

Sembilan karya di AJP 2025 mungkin belum membawanya ke tingkat nasional. Namun semangatnya sudah sampai ke sana lebih dulu.

Dan tahun depan, ia akan kembali—dengan cerita yang lebih kuat. (*)

error: Content is protected !!