PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Pimpinan DPRD Kota Prabumulih melalui Komisi I menghadiri pelantikan Ketua dan Kepengurusan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prabumulih di Rumah Dinas Wali Kota, Sabtu, (29/11/2025).
Anggota Komisi I DPRD Prabumulih, Ben Heri SSi MPd, menyatakan profesi dokter dan guru memiliki kesamaan karena sama-sama bergerak dalam pelayanan jasa kepada masyarakat.

“Dokter berkaitan dengan pelayanan kesehatan, guru berkaitan pendidikan. Kami sepakat dengan pernyataan Wakil Ketua II IDI Sumsel bahwa dokter harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan pasien. Dokter bukan Tuhan tetapi perantara. Tidak boleh menjanjikan kesembuhan, hanya berupaya menyelamatkan nyawa,” ungkap Ketua DPD PKS Prabumulih ini.
Ia menegaskan agar dokter selalu memberikan pelayanan terbaik, tidak merasa lebih tinggi, dan tetap menjunjung etika profesi.
“Dokter harus memberikan layanan optimal kepada masyarakat agar tidak menimbulkan keluhan maupun komplain,” ucapnya.
Lebih jauh, Ben Heri menyampaikan bahwa Komisi I DPRD Prabumulih siap bersinergi bersama IDI dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan di Kota Nanas.

“Termasuk dalam penganggaran pembangunan kantor IDI Prabumulih, karena lahannya sudah ada. Kami mendorong agar anggota IDI bisa mulai bersama-sama melakukan iuran untuk rencana pembangunan gedungnya. Jika nantinya masih dirasa kurang, pemerintah bersama DPRD akan berupaya menganggarkannya pada tahun-tahun berikutnya,” jelasnya.
Menurutnya, keberadaan kantor IDI nantinya akan memperkuat peran organisasi profesi ini dalam pengawasan dokter serta penegakan kode etik di Prabumulih.
“Peran dan kontribusi IDI sangat diharapkan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di kota ini,” tutupnya. (rin)







