PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Aliansi Prabumulih Menggugat (APM) menyoroti aktivitas salah satu perusahaan subkontraktor migas, PT OSCT, yang disebut sebagai subkon PT PDSI, karena diduga melakukan perekrutan tenaga kerja tanpa koordinasi dan pelaporan ke instansi terkait di Kota Prabumulih.
Pjs Ketua APM Prabumulih, Abi Rizki Rahmat, mengungkapkan pihaknya telah beberapa kali melayangkan surat peringatan kepada PT OSCT. Namun hingga kini, tidak ada tanggapan maupun laporan resmi ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Prabumulih.
“Kami sudah beberapa kali mengingatkan dan mengirim surat, tetapi tidak pernah digubris. Seharusnya perusahaan seperti PT OSCT melapor ke Disnaker dan memiliki kantor administrasi di Prabumulih,” tegas Abi, Sabtu, (8/11/2025).
Menurut Abi, langkah PT OSCT yang merekrut tenaga kerja tanpa koordinasi dianggap melanggar prosedur dan mengabaikan transparansi perekrutan di wilayah kerja Kota Prabumulih.
“Kami mengingatkan Disnaker Prabumulih agar lebih aktif memantau perusahaan yang beroperasi di kota ini, terutama di sektor migas. Jangan sampai ada perusahaan yang beroperasi tanpa izin jelas atau tanpa kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD),” tambahnya.
APM menilai, perusahaan seperti PT OSCT seharusnya memiliki kantor atau yard resmi di Prabumulih, sebagai bentuk kepatuhan administrasi dan transparansi terhadap pemerintah daerah.
“Kalau tidak punya kantor di sini, bagaimana kita bisa tahu aktivitas mereka? Mereka merekrut tenaga kerja diam-diam tanpa laporan. Kita tidak tahu apakah perusahaan ini resmi atau abal-abal,” ujar Abi lagi.
Lebih lanjut, APM akan melayangkan surat kepada Disnaker dan DPRD Kota Prabumulih untuk memanggil pihak PT OSCT dan PT PDSI selaku pengguna jasa perusahaan tersebut, agar memberikan klarifikasi dan kejelasan atas dugaan pelanggaran tersebut.
“Kami juga meminta PT PDSI sebagai pemakai jasa PT OSCT untuk memberikan penjelasan yang terang-benderang kepada masyarakat, supaya persoalan ini tidak berlarut dan semua pihak bisa bekerja sesuai aturan,” pungkas Abi. (rin)







