Hari Kebebasan Pers, PWI Prabumulih: Wartawan Harus Kompeten dan Lebih Profesional

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM — Dalam momentum peringatan Hari Kebebasan Pers, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Prabumulih menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi dan profesionalisme insan pers di tengah arus informasi yang semakin cepat dan dinamis.

Ketua PWI Prabumulih, Ronald Artas, menyampaikan bahwa wartawan tidak hanya dituntut mampu menyampaikan informasi, tetapi juga harus memiliki integritas, akurasi, dan tanggung jawab dalam setiap karya jurnalistiknya.

“Wartawan hari ini harus kompeten, memahami kode etik jurnalistik, serta mampu menyajikan berita yang berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan. Profesionalisme menjadi kunci utama agar kepercayaan publik tetap terjaga,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi dunia pers saat ini, terutama maraknya informasi hoaks dan disinformasi di media sosial. Menurutnya, wartawan memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menyaring dan menyajikan informasi yang benar kepada masyarakat.

“Di era digital ini, siapa saja bisa menyebarkan informasi. Namun wartawan memiliki tanggung jawab moral dan hukum untuk memastikan setiap berita yang disampaikan sudah melalui proses verifikasi yang ketat,” tegasnya.

Selain itu, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), dinilai menjadi peluang besar bagi dunia jurnalistik. Pemanfaatan teknologi AI kini menjadi langkah strategis untuk memperkuat visualisasi konten, mempercantik tampilan, sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat di era digital.

Dengan sentuhan AI, penyajian berita tidak hanya informatif, tetapi juga lebih menarik dan mudah dipahami, sehingga mampu menjangkau pembaca yang lebih luas, khususnya generasi muda yang akrab dengan konten visual.

PWI Prabumulih pun mendorong seluruh anggotanya untuk terus meningkatkan kapasitas melalui pelatihan, uji kompetensi wartawan (UKW), serta adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Ronald juga mengajak seluruh insan pers di Kota Prabumulih untuk menjadikan momentum Hari Kebebasan Pers sebagai refleksi dalam meningkatkan kualitas karya jurnalistik.

“Semoga pers di Prabumulih semakin maju, independen, dan profesional dalam mengawal pembangunan serta menjadi pilar demokrasi yang kuat,” pungkasnya. (rin)