PALEMBANG, FAJARSUMSEL.COM – Panglima Kodam II/Sriwijaya (Pangdam II/Swj) menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Provinsi Sumatera Selatan, Kamis (2/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut digelar di Ruang Audiensi Pangdam II/Swj. Turut mendampingi Pangdam, Aslog Kasdam II/Swj dan Kazidam II/Swj. Sementara itu, rombongan Kanwil ATR/BPN Sumsel dipimpin langsung oleh Kakanwil, Ir. Rahmat, A.Ptnh., M.M., QRMO., CODP., bersama sejumlah pejabat, di antaranya Amir Sofwan, A.Ptnh., M.A.P. (Kabid Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah), Yustin Iskandar Muda, S.H., M.H. (Kabid Pengadaan Tanah), Dhona Flermansyah Lubis, S.ST., M.M. (Kakan BPN Kota Palembang), Joni Efendi, S.H., M.Kn. (Kakan BPN Kota Prabumulih), serta Drs. Moren Naibaho, M.Si. (Plt Kakan BPN Kabupaten Banyuasin).
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan yang selama ini telah terjalin baik antara Kodam II/Sriwijaya dengan Kanwil ATR/BPN Sumsel. Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan untuk menyelaraskan komunikasi terkait berbagai program strategis yang membutuhkan koordinasi lintas sektoral di wilayah Sumatera Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam II/Swj menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran ATR/BPN Sumsel. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi, khususnya dalam pengelolaan dan pengamanan aset negara di bawah naungan TNI AD agar tertib administrasi serta memiliki kepastian hukum yang kuat sesuai regulasi pertanahan yang berlaku.
“Sinergi ini sangat penting untuk memastikan seluruh aset negara, khususnya milik TNI AD, dapat terdata dengan baik dan memiliki legalitas yang jelas,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil ATR/BPN Sumsel, Ir. Rahmat, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung Kodam II/Sriwijaya, terutama dalam memberikan asistensi dan solusi terkait persoalan agraria.
Menurutnya, kerja sama yang solid antara ATR/BPN dan TNI AD diharapkan mampu meminimalisir berbagai kendala di lapangan, sekaligus mempercepat proses sertifikasi aset-aset militer guna mendukung tugas pokok TNI di wilayah Sumatera Selatan.
Dengan terjalinnya sinergitas ini, diharapkan koordinasi antara kedua institusi semakin kuat dalam menjaga aset negara serta mendukung pembangunan yang tertib dan berkelanjutan. (ril)







