PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM – Pengurus Daerah Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Cabang Prabumulih kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan dan penguatan dakwah Islam dengan membuka Sekolah Da’i Angkatan 6, yang akan mulai dilaksanakan pada Januari 2026.
Program Sekolah Da’i ini merupakan agenda rutin IKADI Prabumulih yang bertujuan mencetak dai-dai yang memiliki pemahaman keislaman yang komprehensif, berakhlak mulia, serta mampu menyampaikan dakwah secara bijak, komunikatif, dan relevan dengan dinamika masyarakat saat ini.

Ketua IKADI Prabumulih, Ustadz Mohamad Mufid, M.Pd.I, menyampaikan bahwa Sekolah Da’i Angkatan 6 merupakan kesinambungan dari angkatan-angkatan sebelumnya yang telah melahirkan para dai aktif di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, Sekolah Da’i IKADI Prabumulih telah melahirkan banyak alumni yang kini aktif berdakwah, baik sebagai khatib Jumat, penceramah, maupun pengisi kegiatan keagamaan di lingkungan masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tema Sekolah Da’i Angkatan 6 masih berkelanjutan dari angkatan sebelumnya, yakni “Apapun Profesinya Semua Bisa Berdakwah.” Tema ini terinspirasi dari dua buku karya Ketua IKADI Prabumulih berjudul Apapun Profesinya Semua Bisa Belajar Public Speaking dan Menjadi Da’i yang Dirindukan Surga.

Menurutnya, kedua buku tersebut menegaskan bahwa setiap manusia memiliki potensi untuk berdakwah. Dai tidak hanya identik dengan mimbar khutbah atau ceramah semata, melainkan siapa pun, dari berbagai latar belakang profesi.
“Baik itu pejabat, ASN, TNI, Polri, pedagang, maupun profesi lainnya, semuanya memiliki ruang dan kesempatan untuk berdakwah. Minimal berdakwah untuk diri sendiri, di lingkungan kerja, keluarga, dan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Sekolah Da’i Angkatan 6 akan berlangsung selama 15 kali pertemuan, dimulai pada awal Januari 2026. Materi yang diberikan meliputi tafsir Al-Qur’an, hadits, fiqh dakwah, sirah nabawiyah, public speaking, hingga praktik ceramah dan khutbah. Seluruh peserta akan dibimbing langsung oleh para ustadz dan dai yang berpengalaman di bidangnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah Da’i Angkatan 6, Ustadz M. Zahri Dessa Putra, SE, MM, menyampaikan bahwa pendaftaran telah dibuka mulai 15 hingga 25 Desember 2025, dengan kuota peserta yang terbatas.
“Kuota peserta hanya 30 orang. Hingga saat ini sudah ada 15 peserta yang mendaftar, artinya masih tersedia 15 kuota lagi. Jika kuota sudah terpenuhi, maka pendaftaran akan otomatis ditutup,” terangnya.
Ia pun mengajak masyarakat Kota Prabumulih yang memiliki minat dan semangat berdakwah untuk segera mendaftarkan diri.
“Bagi masyarakat yang berminat mengikuti Sekolah Da’i Angkatan 6, silakan menghubungi panitia. Ini kesempatan baik untuk menimba ilmu dan meningkatkan kapasitas dakwah,” pungkasnya.
Dengan dibukanya Sekolah Da’i Angkatan 6 ini, IKADI Prabumulih berharap dapat melahirkan generasi dai yang siap mengabdi, berkontribusi positif, serta menjadi penyejuk dan pencerah bagi umat dan masyarakat luas. (ril)







