dr Ardianto SpPD-KEMD FINASIM Resmi Menjabat Ketua IDI Prabumulih, Tekankan Profesionalisme, Sinergi, dan Pelayanan Berintegritas

PRABUMULIH, FAJARSUMSEL.COM — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Prabumulih kini resmi dipimpin dr Ardianto SpPD-KEMD FINASIM. Ia dilantik dan diambil sumpah jabatannya Wakil Ketua II IDI Sumsel, dr Hendri Paroza SpPD MA, pada acara pelantikan yang berlangsung di Gedung Kesenian Rumdin Wako, Sabtu, 29 November 2025.

Pelantikan ini sekaligus mengakhiri masa kepemimpinan dr Yus Ukrowiyah SpTHT-KL, yang selama ini dinilai berhasil membawa IDI Prabumulih berkembang pesat. Saat ini, organisasi profesi dokter tersebut menaungi 188 anggota, terdiri dari 24 dokter spesialis dan sisanya dokter umum bertugas di berbagai fasilitas kesehatan. Rasio dokter terhadap penduduk pun telah memenuhi standar ideal, yakni 1 dokter untuk 1.000 penduduk, menandakan bahwa layanan kesehatan di Kota Nanas terus menunjukkan peningkatan.

Dalam sambutannya, dr Yus menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan selama menjabat.

“Saya berdiri di sini dengan penuh rasa syukur. Kami telah berupaya melaksanakan tugas sebaik mungkin meski banyak hambatan dan tantangan dalam memajukan IDI Prabumulih,” ujarnya.

“Kunci keberhasilan ini tidak lain adalah sinergi. Terima kasih kepada seluruh pengurus atas dedikasi dan loyalitas dalam menjaga marwah profesi dokter,” tambahnya.

IDI Prabumulih juga konsisten menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, pemeriksaan kesehatan gratis, dan edukasi masyarakat.

dr Ardianto: Lanjutkan Capaian, Wujudkan Organisasi Modern dan Berintegritas

Ketua baru IDI Prabumulih, dr Ardianto SpPD-KEMD FINASIM, menegaskan bahwa amanah ini akan ia jalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Ini amanah dan kebanggaan bagi saya. Apa yang telah dicapai selama ini akan kami lanjutkan. Kami ingin mewujudkan IDI Prabumulih yang berkemajuan, responsif, dan selalu bersinergi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas serta meningkatkan standar profesional dokter di Prabumulih.

“Wajib bagi kita meningkatkan profesionalisme, memperkuat integritas, dan bersinergi bersama Pemkot Prabumulih, khususnya Dinas Kesehatan. Dan yang terpenting, mari jaga kesolidan antaranggota,” tambahnya.

Ardianto mengajak seluruh anggota IDI bersama-sama memodernisasi organisasi.

“Mari jadikan IDI Prabumulih sebagai organisasi modern yang benar-benar memberi manfaat bagi kemajuan kesehatan masyarakat di Kota Migas ini,” ajaknya.

Pesan dr Hendri Paroza: Jangan Janjikan Kesembuhan, Perkuat Komunikasi

Wakil Ketua II IDI Sumsel, dr Hendri Paroza SpPD MA, mengingatkan seluruh dokter agar meningkatkan kemampuan komunikasi.

“Dokter harus belajar ilmu komunikasi supaya bisa menghindari kesalahpahaman dan mengurangi potensi sengketa medis. Anggap pasien sebagai pihak yang setara dengan dokter,” tegasnya.

Ia juga menekankan agar dokter tidak memberikan janji berlebihan.

“Jangan pernah menjanjikan kesembuhan kepada pasien, karena itu milik Sang Pencipta,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh tenaga medis untuk terus bersinergi dengan Pemkot Prabumulih demi peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Pemkot Prabumulih: Perkuat Profesionalisme dan Layanan Kesehatan

Asisten I Pemkot Prabumulih, DR Drs Aris Priadi SH MSi, mewakili Wali Kota Prabumulih H Arlan, menyampaikan ucapan selamat kepada ketua dan pengurus IDI yang baru.

> “Pemkot Prabumulih mengucapkan selamat atas amanah yang diberikan kepada Ketua dan Kepengurusan IDI Prabumulih. Dengan dilantiknya pengurus baru ini, profesionalisme dokter di Prabumulih kami harap semakin kuat,” katanya.

Aris menegaskan komitmen pemerintah dalam membangun kesehatan daerah.

“Teruslah berkolaborasi dan bersinergi bersama Pemkot Prabumulih dalam meningkatkan layanan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengurus sebelumnya yang aktif melalui kegiatan sosial.

“Terima kasih kepada pengurus lama, terutama lewat kegiatan bakti sosial. Ke depan, program-program baik ini bisa terus dilanjutkan,” ucapnya.

Aris menambahkan pesan tegas mengenai peningkatan pelayanan.

“Terus tingkatkan dan maksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan. Itu tanggung jawab bersama pemerintah dan tenaga kesehatan,” tegasnya.

DPRD Prabumulih: Pelayanan dan Komunikasi adalah Kunci

Anggota Komisi I DPRD Prabumulih, Ben Heri SSi MPd, juga memberikan apresiasi atas pelantikan ini.

“Selamat atas pelantikannya. Semoga pengurus dapat bekerja maksimal selama tiga tahun ke depan. Saya juga mengapresiasi kinerja IDI Prabumulih periode sebelumnya,” ujarnya.

Ben Heri menilai pesan dr Hendri sangat tepat dan harus menjadi pegangan seluruh dokter.

“Bagus sekali pesan Wakil Ketua II IDI Sumsel tadi. Dokter itu paling dilihat pelayanannya. Kalau pelayanannya tidak baik, bisa bermasalah dalam tindakan medis. Jadi berikan pelayanan kesehatan terbaik,” katanya.

Ia menekankan bahwa kemampuan komunikasi sederhana sangat penting dalam hubungan dokter dan pasien.

“Dokter memang harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pasien. Sederhanakan komunikasi agar pasien mengerti. Inilah peranan penting dokter—menjelaskan dengan cara yang mudah dipahami,” jelasnya.

Ben Heri juga berharap IDI Prabumulih semakin maju dan suatu saat memiliki kantor sendiri. (rin)