Inovasi PEARL Antar Pertamina EP Limau Field Raih ASEAN Energy Awards 2025

Pemberian Piala Asean Best Practice For Energy Management In Building and Industries kepada Superintendent Field Limau HSSE Ops Suharjono

KUALA LUMPUR, FAJARSUMSEL.COM – Kabar membanggakan datang dari Kota Nanas, PT Pertamina EP (PEP) Limau Field, bagian dari Subholding Upstream Pertamina Regional Sumatera Zona 4, berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional dengan meraih penghargaan pada ajang ASEAN Energy Awards 2025 di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Kamis, (16/10/2025).

Dalam ajang bergengsi tersebut, PEP Limau Field sukses menyabet penghargaan pada kategori Energy Management in Building and Industries (Special Submission Category) berkat inovasi PEARL (Pertamina Energy Analytics and Reporting Limau), sebuah sistem digital manajemen energi berbasis data yang dikembangkan secara mandiri oleh tim internal.

Foto bersama Project Leader PEARL, Panca Putra Wibawa bersama Superintendent Field Limau HSSE Ops, Suharjono dalam Penghargaan Asean Best Practice For Energy Management In Building and Industries

ASEAN Energy Awards merupakan penghargaan tahunan yang diselenggarakan oleh ASEAN Centre for Energy (ACE) bekerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN. Ajang ini menjadi barometer utama praktik terbaik dalam efisiensi energi, energi terbarukan, dan teknologi berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara, sekaligus wadah untuk mendorong replikasi inovasi lintas negara.

Inovasi Digital Energi: PEARL Jadi Wakil Indonesia

Keberhasilan PEP Limau Field di ajang ini tidak lepas dari keunggulan sistem PEARL, inovasi berbasis data analytics dan Internet of Things (IoT) yang difokuskan untuk monitoring, pelaporan, dan pengambilan keputusan terkait konsumsi energi di lingkungan operasional Limau Field.

Melalui sistem ini, Pertamina berhasil meningkatkan efektivitas pengelolaan energi sekaligus menurunkan tingkat konsumsi energi operasional secara signifikan. PEARL menjadi representasi nyata komitmen Indonesia — melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) — dalam menunjukkan kemampuan industri hulu migas nasional bersaing di level regional.

“Ajang ini menjadi momentum penting untuk berbagi inovasi dan memperkuat kolaborasi regional dalam transisi menuju energi bersih. Penghargaan ini bukan hanya bentuk pengakuan atas kerja keras tim kami, tetapi juga bukti bahwa sektor industri energi Indonesia mampu bersaing dan memberi contoh di tingkat ASEAN,”
ujar Panca Putra Wibawa, Project Leader PEARL.

Bukti Komitmen Pertamina pada Efisiensi dan Transisi Energi

Pencapaian ini mempertegas peran aktif Pertamina EP dalam mendukung efisiensi energi dan pengelolaan sumber daya berkelanjutan di seluruh lini operasional. Melalui pendekatan digital dan data-driven, Pertamina tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga mendorong tercapainya target Net Zero Emissions 2060 dan komitmen nasional terhadap transisi energi bersih.

“Keberhasilan ini menjadi simbol komitmen kuat Pertamina terhadap pengelolaan energi berkelanjutan. Melalui pendekatan digital seperti PEARL, kami berupaya menghadirkan solusi nyata untuk efisiensi energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional,”
jelas Abdul Rachman Parabuana, Sr Manager Limau Field.

Mengharumkan Nama Indonesia di ASEAN

Penghargaan ASEAN Energy Awards 2025 menjadi bukti bahwa inovasi dari daerah juga bisa menembus panggung internasional. Dengan sistem PEARL, PEP Limau Field tidak hanya menampilkan keunggulan teknologi, tetapi juga menunjukkan semangat kolaborasi, keberlanjutan, dan efisiensi energi yang sejalan dengan arah kebijakan energi global.

Melalui capaian ini, Pertamina EP Limau Field diharapkan dapat menjadi role model bagi industri energi lainnya di Indonesia dalam menerapkan manajemen energi digital, memperkuat daya saing nasional, sekaligus menjaga keberlanjutan operasional di sektor hulu migas. (ril)