Soal Pencemaran Limbah, Bupati Muara Enim: Perusahaan Karet Telah Bertanggung Jawab, Ada Upaya Perbaikan Lingkungan dan Bantuan Bagi Masyarakat

MUARA ENIM, FAJARSUMSEL.COM – Bupati Muara Enim, H Edison SH MHum angkat bicara terkait pencemaran lingkungan dilakukan salah satu perusahaan karet di Kecamatan Lubai, sempat menghebohkan masyarakat karena menyebabkan ribuan ikan mati di sungai akibat limbah dibuang sembarangan.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Edison mengatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas sejak awal, termasuk menutup sementara operasional perusahaan selama satu setengah bulan.

“Kami melakukan penutupan sebagai bentuk ketegasan. Dan saat ini, perusahaan telah bertanggung jawab atas kelalaiannya. Ada upaya perbaikan lingkungan dilakukan, serta bantuan sosial kepada masyarakat, termasuk untuk masjid-masjid,” ujar Edison, Senin, 23 Juni 2025 ketika dikonfirmasi awak media.

Ia menambahkan bahwa administrasi bantuan sosial tersebut kini sudah dirapikan dan lebih tertata. Pemkab, kata Edison, mempersilakan perusahaan beroperasi di wilayah Muara Enim, namun tetap menekankan pentingnya tanggung jawab lingkungan.

“Perusahaan boleh beroperasi, tapi jangan sampai mencemari lingkungan dan merugikan masyarakat. Pengelolaan limbah harus menjadi perhatian utama ke depannya,” tegas Edison.

Pemkab Muara Enim berharap kejadian serupa tidak terulang dan seluruh pelaku usaha lebih peduli terhadap dampak lingkungan dalam menjalankan aktivitasnya. “Aktivitas perusahaan jangan merugikan masyarakat, jelas memberikan manfaat,” pungkasnya. (rin)